GEMAR! Gerakan Ayah Mengambil Rapor!

Pak Agus keluar dari ruang kelas menenteng rapor putrinya, Michelle Elshaday Oraile (6B). Ia satu dari sekian ayah yang datang untuk mengambil rapor di SDN Sepanjang 2 pada Sabtu (20/12). Kehadiran para ayah ini seiring diluncurkannya program Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR).
GEMAR tertuang dalam SE Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor. Surat edaran ini ditetapkan pada 1 Desember 2025 oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji.
Menurut Pak Agus, GEMAR memiliki sisi positif. “Biar ayah ngerti ‘Oh, perkembangan anakku sampai di mana,’” ujarnya. Terkait kondisi yang tak memungkinkan rapor anak diambil oleh ayah, ia menyarankan pemerintah memberi himbauan lebih lanjut. “Yang nggak ada bapak atau ayahnya sedang dinas ke luar, bisa diwakilkan sama mamanya,” usulnya.

GEMAR dibuat sebagai respon terhadap isu fatherless di Indonesia. Melalui program ini, ayah diharapkan dapat hadir secara fisik dan emosional terutama pada momen penting anak.

Bapak Abdul Maliq, S.Or., guru PJOK SDN Sepanjang 2, turut mendukung GEMAR dengan menyempatkan mengambil rapor di sekolah anaknya. “(Program ini) bisa menjadikan kepercayaan diri anak bahwa ayah ini perhatian terhadap anaknya,” tuturnya. (BuFarah)