Isra’ Mi’raj, Momen Anak Indonesia Hebat Perkuat Iman dan Taqwa

Banjari beriring sholawat dari murid-murid membuka peringatan Isra Mi’raj di SDN Sepanjang 2 pada Sabtu (17/1). Mengusung tema “Maknai Isra Mi’raj sebagai inspirasi memperkuat kualitas iman dan taqwa”, acara ini turut dihadiri komite dan koordinator kelas.

Dalam sambutannya, Bapak Fendika Prastiyo, M.Pd. sebagai ketua panitia acara mengaitkan Isra Mi’raj dengan pilar iman dan taqwa 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Terutama terkait salat, ibadah wajib umat muslim yang diturunkan Allah SWT ke Nabi Muhammad SAW kala ber-Isra Mi’raj ke Sidratul Muntaha.
Pak Fendika berpesan, “Salatnya harus dibenahi. Yang masih terlambat salatnya harus lebih awal waktu.” Makin baik lagi bila salat dilakukan berjamaah di masjid atau musholla.

Lebih lanjut, Kepala SDN Sepanjang 2 Ibu Urifah M.M.Pd. mengingatkan murid-murid untuk meyakini adanya kehidupan akhirat yang kekal. “Kalau sudah iman kepada Allah dan hari akhir diberi nasihat itu nurut,” ujarnya.
Ibu Urifah juga berpetuah untuk melakukan ibadah lainnya agar bisa menjadi golongan yang dirindukan surga. Sebut saja, membaca Al-Qur’an, berpuasa di bulan Ramadhan, dan memberi makan kaum yang membutuhkan.

Isra Mi’raj tahun ini dimeriahkan dengan ajang Pemilihan Da’i Cilik (Pildacil). Murid-murid dari berbagai kelas berpartisipasi dengan cara mengirimkan video mereka berceramah untuk kemudian diseleksi oleh bapak dan ibu guru.

Hasilnya, terpilihlah tiga juara. Juara pertama jatuh kepada Diovano Hanan Aditya Putra (kelas 1), juara kedua disabet Aurel Selina Agustin (kelas 5B), dan juara ketiga diraih Galuh Ramadhan (kelas 4A).

Ibu Maisaroh, S.Pd.I. selaku guru Pendidikan Agama Islam dan pemrakarsa Pildacil mengungkapkan bahwa ajang ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Selain mendapat hadiah berupa tas, tiap juara diminta menyampaikan ceramah di hadapan murid-murid lainnya.
Sampai di penghujung acara. Sebagai penutup, Bapak Abdul Maliq, S.Or. menghaturkan doa. (BuFarah)