Sugeng Enjing… Kulina Berlurik dan Berbahasa Jawa!

“Yen esuk sugeng enjing… Yen awan sugeng siang…” Lagu Sugeng Enjing melantun, disenandungkan Ibu Yuliana, S.Pd.SD. di hadapan murid-murid selepas pembiasaan senam pagi di halaman SDN Sepanjang 2 pada Jumat (2/10).
Hari ini menandai dimulainya pembiasaan berbusana lurik di SDN Sepanjang 2. Murid-murid, kepala sekolah, guru-guru hingga staf kini akan mengenakan pakaian adat Jawa tersebut tiap Jumat pertama di setiap bulan.

Bu Yuli sekaligus memperkenalkan Pandhawa (Pakulinan Andhap Jawa) kepada murid-murid. Pandhawa adalah program untuk membiasakan penggunaan bahasa dan andhap ashor Jawa di lingkungan sekolah.
Gladys dan Muslih tampil berduet menyanyikan Sugeng Enjing. Semua murid diharapkan bisa menghafal tembang dolanan yang tiap liriknya mengajarkan tata krama, sopan santun, dan budi pekerti luhur itu.

Salah satu pesan dari lagu Sugeng Enjing: “Yen lepat, nyuwun pangapunten.” Artinya “Ketika berbuat salah, minta maaf.” (BuFarah)