Senam hingga Hias Roti dengan Choki Choki, Serunya Nggak Habis-habis!

Kerumunan murid di stand Choki Choki mewarnai suasana pagi di halaman SDN Sepanjang 2 pada Selasa (6/10). Beberapa mengeluarkan uang dari saku mereka untuk membeli aneka produk berpasta cokelat yang dijajakan.
Pukul 07:30, semua murid yang berada di kelas dipanggil untuk berbaris di halaman. Jinggle Choki Choki diputar. Bersama guru-guru, mereka serentak mengikuti gerakan senam yang dipandu Kak Desi selaku staf dari Choki Choki.

“Choki Choki!” ujar Kak Desi.
“Serunya nggak habis-habis,” balas murid-murid, menyerukan tagline Choki Choki.
Riuh antusiasme murid-murid pecah begitu Kak Desi menyebut Nailoong. Si naga kuning menggemaskan itu tengah digaet sebagai hadiah dari pembelian Choki Choki.
Tiap murid kembali ke kelas dengan membawa sebungkus Choki Stix yang dibagikan. Khusus kelas 5 dan 6, kegiatan berlanjut dengan menghias roti tawar. Mereka bebas mengkreasikan roti yang mereka bawa dari rumah menggunakan Choki Choki.

“Bikin sandwich cokelat Choki Choki,” kata Allea (5A), memamerkan roti buatannya.
Di kelas sebelah, Lia (5B) tengah sibuk memotong roti membentuk kepala dan telinga bak sedang membuat karakter hewan. Tak kalah unik, Arum (6C) mengubah roti menjadi sofa berlumur cokelat.

Menghias roti disebut Rasya (6A) sebagai momen paling menarik dari kedatangan Choki Choki di sekolah. Ia sendiri menggambar karakter Sponge Bob di atas rotinya. “Seru, ceria,” ungkapnya, mendeskripsikan acara. (Bufarah)