Kami Si BosCil, Kami Cinta Bumi

Ada kesibukan baru di SDN Sepanjang 2 tiap Jumat. Selepas pembiasaan senam pagi, murid-murid akan bergegas mengambil peralatan kebersihan. Mereka menyapu halaman, membersihkan kelas, mencabut rumput liar di taman, dan memungut sampah yang berserakan. Inilah Jumat BosCil Ceria!
Mulai dilaksanakan Jumat (24/7) oleh murid-murid kelas 4, Jumat BosCil Ceria merupakan bagian dari program Si BosCil (Siswa Berani Olah Sampah dan Cinta Lingkungan). Program yang diangkat dari permasalahan sampah yang belum terkelola maksimal di sekolah ini diprakarsai oleh Guru PJOK Bapak Abdul Maliq, S.Or.

Si BosCil mengemas kebersihan menjadi gerakan berani, keren, dan menyenangkan. Tujuannya agar murid-murid yang berada pada usia golden age pembentukan karakter memiliki keterampilan dalam mengolah sampah demi lingkungan sekolah yang sehat dan berkelanjutan.
Pada Jumat (31/7), di pekan kedua pelaksanaan Jumat BosCil Ceria, Pak Maliq menyebut apa saja buah yang dapat dituai dari Si BosCil. Murid-murid diharapkan mampu membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik, mengelola limbah sampah menjadi karya, dan membuatnya memiliki nilai jual.

Si BosCil memiliki tagline “Berani Pilah, Jago Daur Ulang, Cinta Bumi Sejak Dini”. Bermula dari sesederhana memungut sampah, SDN Sepanjang 2 berkeyakinan dapat menjadi sekolah rujukan Adiwiyata dan pencetak generasi yang mencintai bumi melalui program ini. (BuFarah)